Month: April 2011

  • Jasa Pengamanan ” Bodyguard “

    JASA PENGAMANAN KOMPAS.com — Rasa aman menjadi salah satu kebutuhan manusia, apalagi di tengah tingginya tingkat kejahatan. Maka, muncullah bisnis penyedia jasa pengamanan atau pengawal. Para pelaku ini bisa mencetak pendapatan puluhan juta rupiah dari jasa perlindungan individu dan untuk jasa pengamanan penyelenggaraan acara.

    Mendengar kata bodyguard, kita akan teringat pada film berjudul tersebut yang diperankan Whitney Houston dan Kevin Costner pada tahun 1992. Dalam kehidupan nyata, banyak juga pemakai jasa pengamanan bodyguard sebagai pengawal keamanan.

    Para penyewa menggunakan jasa pengamanan bodyguard untuk penjagaan keamanan, bahkan ada juga yang untuk prestise. Bisnis jasa pengamanan bodyguard ini muncul di Jakarta dan juga kota-kota lain.

    Fiko Agency di Jakarta, misalnya, menyediakan jasa pengamanan atau proteksi yang meliputi layanan bodyguard individual dan untuk suatu penyelenggaraan acara, seperti konser musik. Jasa  pengamanan individu umumnya dipakai selebriti dan eksekutif. Ada juga jasa pengamanan pengawalan untuk pejabat dan perlindungan untuk keluarga.

    Fiko Agency menawarkan jasa pengamanan sejak dua tahun lalu. Pendirinya, Taufiq Azhari atau lebih dikenal dengan nama Fiko, mengatakan, jasa  pengamanan bukan sekadar bisnis yang mementingkan keuntungan. Ia harus bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan klien. “Menjadi seorang bodyguard tidak hanya memiliki bentuk tubuh yang bagus, tetapi juga harus memiliki keahlian bela diri,” kata Fiko, yang bisa menyediakan 100 personel keamanan.

    G Shock, penyedia jasa pengamanan di Cirebon, juga menekankan standar kuat untuk menjadi anggota. “Paling tidak anggota harus memiliki tinggi dan berat yang ideal,” jelas M Aslialimin, salah satu anggota G Shock yang akrab dipanggil dengan sebutan Arie ini.

    Pengguna jasa G Shock, antara lain, artis-artis nasional yang mengadakan konser atau jumpa pers di Cirebon. “Ada juga beberapa artis yang menggunakan jasa pengamanan kami, tetapi untuk kepentingan privasi. Saya tidak bisa mengatakannya,” jelas Fiko.

    Permintaan jumlah bodyguard tergantung dari klien yang akan menggunakan jasanya. Untuk jasa pengamanan satu orang diperlukan tiga orang bodyguard. Biaya penggunaan jasa pengamanan bodyguard ini tergantung jumlah personel dan lama waktu pengamanan tersebut.

    Fiko mengutip biaya Rp 40 juta untuk mengerahkan tiga orang secara penuh 24 jam per hari dalam waktu sebulan. Adapun untuk konser musik ongkosnya Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta per orang. Berbeda dari Fiko Agency, G Shock menawarkan jasanya per jam. “Untuk lima jam, kita bisa menerima antara Rp 3 juta sampai Rp 5 juta,” kata Arie.

    Permintaan jasa pengamanan bodyguard ini memang tidak tetap setiap bulannya. Lihat saja G Shock yang baru menangani 20 permintaan pengawalan sejak berdiri 2008 lalu. Adapun Fiko setiap bulan bisa mencetak pendapatan rata-rata Rp 50 juta dari bisnis jasa keamanan ini. (Kontan/Handoyo)


  • Jasa Pengamanan jadi Debt Collector

    Jasa Keamanan

    JAKARTA–MICOM: Jasa Pengamanan. Seorang pengutang tewas akibat dianiaya oleh debt collector atau penagih hutang. Polisi sedang menelusuri outsourcing (penyedia jasa) yang digunakan bank digunakan sebagai jasa keamanan / jasa pengamanan.

    Jika benar, polisi dapat memidanakan outsourcing jasa keamanan tersebut dan membekukan operasionalnya. “Jika mereka tugas awalnya sebagai Jasa Pengamanan, seperti satpam atau yang lainnya, kemudian menjadi debt collector berarti itu menyimpang,” kata Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Erwin Usman kepada Media Indonesia, Jumat (1/4).

    Erwin mengakui agak sulit menindak atau menelusuri debt collector. Pasalnya, profesi tersebut biasanya hanya dibutuhkan di waktu tertentu. “Di situlah awal kecurigaan kami, karena debt collector ini belum ada yang tercatat di kami,” lanjut Erwin.

    Karena itu, Erwin berjanji akan menindak badan usaha jasa keamanan (BUJP) maupun outsourcing yang telah merekrut dan memerintahkan dari petugas jasa keamanan menjadi debt collector. “Pasti akan kami tindak. Kami rekomendasikan juga untuk dibekukan operasionalnya.”

    Erwin mengimbau agar masyarakat yang mengetahui adanya jasa keamanan / jasa pengamanan yang berubah menjadi debt collector untuk melaporkan atau memberitahukan ke jajarannya. “Nanti akan kami tertibkan,” janjinya. (OL-5)

Sehubungan dengan banyaknya penipuan yg mengatasnamakan PT.CAKRA MANDIRI PERKASA dengan ini kami beritahukan bahwa PT. Cakra Mandiri Perkasa Tidak memungut biaya apapun dalam perekrutan karyawan/security.

Dan kami tidak bertanggungjawab jika ada oknum yang mengatasnamakan perusahan untuk kepentingan pribadi.